Jumat, 08 Juli 2016

K.a.r.m.a

Tiap kali denger atau baca kata "karma" what comes up to your mind?
Gue, jujur, dulu selalu menganggap bahwa Karma adalah cara semesta membalaskan dendam gue terhadap seseorang (atau sesuatu)-- yang kalau gue beruntung, gue bisa melihatnya (atau mengetahuinya).
It was then, until I read this post from Nadya Julia below. Fyi, Nadya Julia ini penyiar radio. Sejak SMP, nggak tau gimana dan kenapa, gue suka banget denger radio dan itu menuntun gue untuk menjelajah akun-akun media sosial mereka. Nadya Julia ini adalah salah satu idola gue (selain nastasha abigail dan ayumi fcourse) hehehe.
Trivia : her voice are amazingly calming.

http://nadyajulia.tumblr.com/post/146555848171/karma-apa-itu-karma-gue-dulu-mikir-karma-itu

It change my perception, a lot, though.
Well, despite bener atau enggaknya, itu ada benernya sih.

So yeah.
Sometimes it felt good to be bad. Of course I already am a bad person, tapi gue berpikir, maybe there's a time I can (and I should) trully care-less and being superbad about everything (when rrthang around me are bad,too. Yeah whatever you call me now) and dont have to think about the consequences and so on and so on.

Well, let Karmas come to me, or to every one.

-junk

Senin, 27 Juni 2016

Kopi Hitam Petang Hari

Saya tidak suka kopi hitam.
Dan kopi hitampun rasa-rasanya memiliki pendapat yang sama dengan pernyataan saya; rasanya tidak akan bisa diterima dengan baik oleh lidah saya, tidak peduli semahir apapun tangan yang meraciknya.
Tapi belakangan ini saya suka meminum kopi hitam. Bahkan, menghirup aromanya setelah sesaat dibuat, diantara kedua tangan yang saya katupkan di sisi sisi gelasnya, meskipun tentu saja rasanya tidak akan pernah sejalan dengan cecap lidah saya.
Saya membiasakan, lebih tepatnya.
Mengapa begitu?

Kopi hitam memiliki rasa yang pahit. Saya tidak suka rasa pahit. Kami adalah kutub yang saling tolak menolak. Namun saya tetap memilih meminum minuman yang biasanya hadir sebagai opsi terakhir saya saat berkunjung ke suatu tempat. Karena saya tidak ingin merasakan kenyamanan dari rasa manis. Kenyamanan adalah candu dan ketergantungan adalah bahaya.
Minuman lain akan memberikan kenyamanan bagi lidah saya, dan rasa itu tidak baik. Rasa nyaman membuat lidah saya memilih, bergantung, menuntut dan hancur apabila tidak terpenuhi. Maka saya memilih kopi hitam. Agar menghindarkan lidah saya dari ketergantungan.

Black coffee is the sadist.
And i'm the masochist.

Kita tidak perlu belajar untuk saling menyukai dan menerima satu sama lain. Biarkan apa adanya rasanya.  Biarkan kami saling bertolak belakang dengan penerimaan kami masing-masing.

Now playing : Jaymes Young - I'll be good

-monicnicta. Sore tadi, 2016

Jumat, 24 Juni 2016

Tidak ada Jakarta hari ini

Tidak ada Jakarta hari ini
Ataupun besok
Tidakpun juga bulan depan
Tidak ada kelip lampu jalan, dengung klakson, dan asap yang bergerombol
Tidak ada Jakarta hari ini
Tidak ada aku yang berlari kesana
Dan tidak akan ada kamu yang berlari kemari
Tidak akan ada kekacauan lagi
Tidak ada Jakarta hari ini
Tidak ada perjalanan pahit kopi, tidak ada percakapan seberang kampus sunyi, dan tidak ada Galang Rambu Anarki

Tidak ada Jakarta hari ini
Aku ketakutan.
Siapa berlari untuk siapa?
Dan siapa pergi untuk siapa?
Tidak ada Jakarta hari ini
Barangkali kota ini ikut muak dengan tingkah laku manusia - manusia ini
Barangkali ia tidak lagi merasa cukup angkuh untuk bisa meleburkan kekacauan mereka

Tidak ada Jakarta hari ini
Sudut-sudutnya sudah tak mampu lagi meredakan apa yang seharusnya diredakan
Rasa aman beranjak punah, seiring bertambahnya kewarasan mereka

Tidak ada Jakarta hari ini
Ataupun besok
Tidakpun juga bulan depan
Tidak ada Jakarta hari ini
Lalu kemana mereka harus bersembunyi?

-monicnicta, sedang merasa kesal karena ditinggal liburan dan terancam tidak bisa liburan ditempat yang diinginkan
2016